“Untuk Kamu, Perempuan”
Kamu perempuan, coba untuk memahami ini, jika dia melepaskan diri dari mu dengan berdalil bahwa “ini jalan yang terbaik” atau mungkin “ada wanita lain”, cukup tertawai semua kekonyolannya
Yang terbaik yang ia pinta hanyalah alibi yang mereka rasa mungkin itu adalah cara terbaik melepaskan mu tanpa terlalu banyak menyakiti perasaan mu, tapi pernahkah mereka ketahui? Alasan itu adalah hal yang paling menyakitkan, sungguh? “terbaik untuk kita?” bukankah dirimu terluka?, maka di mana sisi yang baik yang dia ucap. Itulah hal yang paling tak pernah ku mengerti mengenai jalan pikiran laki-laki
Lantas, untuk dia yang pergi karena mungkin ada wanita lain, tak usah kau caci maki wanita itu. Sebab dia sudah pantas mendapatkan lelaki yang tak pernah mau berkomitmen, tak pernah mampu menjaga hati. Perempuan seperti itu pantas, bahkan sangat pantas. Jadi kamu, tak perlu memakinya, tertawai saja kebodohan keduanya. Setidaknya mereka cocok satu sama lain. Dan kamu, sudah sanagt hebat karena berani melepaskan
Perempuan, tak usah terlalu memikirkan mereka yang datang lalu pergi setelah menghancurkan hati mu, kamu juga harus tau. Di dunia ini, entah di mana itu setidaknya akan ada seorang laki-laki yang akan hancur hatinya hanya karena kamu terluka. Cukup simpan cinta mu hanya untuk Dia yang benar-benar layak mendapatkannya
Tatjtiyah
Lombok, 19 mei 2018
18:38 am

